PENYELENGGARAAN yang ke-13, kegiatan santunan untuk anak yatim, piatu, dan dhuafa, yang
merupakan sesi penutup dari kegiatan di luar bulan Ramadhan ini,
diselenggarakan pada hari Minggu, 22 Juni 2014, di Cafe F1, Jalan
Manggarai Utara Blok F No. 1, Jakarta Selatan, seperti biasanya. Ini
penutupan sementara, sebab pada bulan Ramadhan temanya akan diganti
dengan Berbuka dan Berbagi dengan Hati bersama Recehan untuk Indonesia.
Tampilkan postingan dengan label Santunan Yatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santunan Yatim. Tampilkan semua postingan
Minggu, 22 Juni 2014
Minggu, 08 Juni 2014
Berbagi dengan Hati (12)
Minggu, 01 Juni 2014
Berbagi dengan Hati (11)
ADA kecelakaan kecil. Ketika belanja goodybag ke Asemka, Kota Tua Jakarta,
Justina terpeleset dan kakinya keseleo. Alhamdulillah, kakinya langsung
bengkak dan dia sangat kesakitan. Padahal belanja baru separuhnya. TNOL,
yang mendampinginya berbelanja, terpaksa ambil keputusan praktis.
Justina disuruh pulang dengan taksi, bersama Etty yang kebetulan datang
menyusul, dan TNOL melanjutkan belanja, membeli barang-barang isian
goodybag yang belum terbeli. Tidak ada masalah yang tak bisa diatasi.
Semua barang yang diperlukan berhasil didapat, dan penyelenggaraan
santunan buat anak yatim yang ke-11, insya Allah, siap dilaksanakan
besok.
Selasa, 27 Mei 2014
Berbagi dengan Hati (10)
ALLAH
mengingatkan kepada komunitas gerakan moral "Recehan untuk Indonesia"
bahwa setiap rencana adalah Allah yang menentukan perwujudannya. Ini
berkaitan dengan dua rencana yang ingin diwujudkan oleh Penggagas,
Pendiri, dan Penggerak Recehan untuk Indonesia, yang juga Tim Inti dari
Komunitas Alumni SLTA DKI Jakarta. Yang pertama, yaitu rencana
pelaksanaan kegiatan Lomba Gerak Jalan Beregu Tingkat SLTA Se-DKI
Jakarta, yang telah ditetapkan pada hari Minggu tanggal 25 Mei 2014,
yang diselenggarakan oleh Komunitas Alumni SLTA DKI Jakarta.
Minggu, 18 Mei 2014
Berbagi dengan Hati (9)
MANUSIA
berencana, Tuhanlah yang memastikan terlaksana tidaknya. Begitu pula
yang terjadi dalam kegiatan penyampaian amanat santunan buat anak yatim,
yang diselenggarakan oleh komunitas gerakan moral - Recehan untuk
Indonesia, pada hari Minggu, 18 Mei 2014, silam. Anak-anak yang telah
dijadualkan akan disantuni pada hari itu, terpaksa batal datang karena
pendampingnya mendadak mendapat tugas ke Yogyakarta. Dan kabar tersebut
datang pada pukul 22. Bayangkan, menjelang tengah malam dan harus
mendapatkan 10 anak yatim untuk acara santunan besok siang. Maka,
pilihan satu-satunya adalah menghubungi orang-orang yang dianggap bisa
membantu mencarikan anak yatim itu.
Minggu, 11 Mei 2014
Berbagi dengan Hati (8)
| Bermain bersama anak yatim, menghitung kacang hijau. |
Minggu, 04 Mei 2014
Berbagi dengan Hati (7)
PERNAHKAH Anda membayangkan: Seandainya saya tidak punya ayah sejak kecil, atau bahkan tak punya ayah-ibu sejak kanak-kanak? Pernahkah? Sekali saja, pernahkah? Mungkin tidak pernah. Siapa pula yang mau membayangkan dirinya dalam keadaan yang demikian menyedihkan? Itulah salah satu alasan yang paling layak untuk kita bersyukur atas nasib kita yang baik, atas takdir Tuhan yang tak memberatkan jalan hidup kita. Dan jika sekali saja Anda mau datang ke acara Recehan untuk Indonesia, dan berinteraksi dengan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa, Anda pasti akan mengerti betapa hidup ini, atas kehendak Tuhan, amat pemurah kepada Anda.
Minggu, 27 April 2014
Berbagi dengan Hati (6)
| Justina mengajak anak yatim bernyanyi bersama. Sementara Aulia 'bahagia' dengan mikrofon di tangannya, dan si Kucing tidur dengan damainya. |
Minggu, 20 April 2014
Berbagi dengan Hati (5)
![]() |
| Ini dia para penggagas, pendiri, dan penggerak Recehan untuk Indonesia. |
Minggu, 13 April 2014
Berbagi dengan Hati (4)
HARI Minggu, 13 April 2014, Recehan untuk Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan menyantuni
anak yatim di Cafe F1, di Jalan Manggarai Utara Blok F No. 1, setelah
hari Minggu sebelumnya, 06 April 2014, dilaksanakan di kediaman Ketua
Pengurus Majelis Taklim Ar-Ridho, berbarengan dengan peringatan hari
lahir Zainal Minang, dan penyelenggaraan pengajian rutin bulanan majelis
taklim itu.
Minggu, 06 April 2014
Berbagi dengan Hati (3)
MENGAJI dan berbagi di hari jadi. Ya,
itulah yang dilakukan oleh Ketua Pengurus Majelis Taklim Ar-Ridho pada
hari Minggu, 6 April 2014, di kediamannya. Niatnya, sejak awal ialah
ingin berbagi dengan anak yatim sambil menggelar taklim, seperti ajakan
dari Justina, penggerak Recehan untuk Indonesia, yang juga peserta
majelis taklim itu, saat menghadiri taklim pada awal bulan sebelumnya di
Masjid SMAN 79 Menteng Pulo, Jakarta Selatan.
Minggu, 30 Maret 2014
Berbagi dengan Hati (2)
PENYELENGGARAAN
santunan buat anak yatim yang kedua ini terasa lebih luar biasa buat
penggerak Recehan untuk Indonesia. Karena kebetulan,
penyelenggaraan ini hanya berselang sehari dengan kegiatan lain yang
lebih besar di TNOL, yaitu Community Gathering TNOL. Dan penggerak
Recehan untuk Indonesia juga ikut terlibat dalam acara tersebut, hingga
pukul 2 dinihari. Namun berkat kerjasama yang baik antara penggerak
Recehan untuk Indonesia dengan komunitas-komunitas yang diajak berkolaborasi, maka pelaksanaan acara menjadi
terasa lebih ringan. Selain itu, pengalaman penyelenggaraan sebelumnya
juga telah memberi kami banyak kiat, untuk melakukan segala
langkah-langkah dengan lebih efisien.
Minggu, 23 Maret 2014
Berbagi dengan Hati (1)
INI
merupakan awalan dari langkah-langkah Recehan untuk Indonesia dalam upaya mewujudkan
misinya menjadi komunitas yang mampu menggerakkan orang atau kelompok lain untuk ikut terlibat dalam kegiatan sosial yang diselenggarakannya. Karena gotong-royong akan membuat suatu pekerjaan menjadi ringan. Dan itu merupakan cara hidup bangsa Indonesia yang segara akan punah bila tak ada yang berusaha menjaganya agar tetap hidup. Maka pada hari Minggu,
23 Maret 2014, sebuah acara yang mengusung tema "Berbagi dengan Hati bersama Recehan untuk Indonesia", dilaksanakan di Cafe F1, di bilangan Jalan Maggarai Utara Blok F-1, Jakarta Selatan.
Langganan:
Postingan (Atom)


